Berpetualang Seru Ke Teluk Hijau, Banyuwangi
Daftar Isi
sisi timur teluk hijau |
Pantai Teluk Hijau masuk dalam
jajaran pantai terbarat kabupaten Banyuwangi setelah Sukamade. Kunjungan
pertama kali ke pantai ini mendapatkan cerita yang cukup berkesan karena
perjalanan tidak sesuai dari rencana awal :D.
Perjalanan menuju ke Pantai Teluk
Hijau atau Green Bay menempuh perjalanan santai kurang lebih 3 Jam perjalanan
dari Kota Banyuwangi. Dulu sempat saya pikir pantai ini dulunya tidak jauh dari
pantai Pulau Merah karena terlihat dari peta tidak terlalu jauh. Ternyata dari
pertigaan menuju pantai pulau merah ke Teluk Hijau memakan waktu yang cukup
lama karena jalannya cukup rusak :D.
jalan rusak menuju Pantai Teluk Hijau :D |
Rute Dari Banyuwangi menuju ke
Pantai Teluk Hijau
Jika menggunakan kendaraan
Pribadi tinggal arahkan kendaraan anda
searah menuju ke Pulau Merah. Hanya saja
nanti dipertigaan pulau merah setelah melewati pasar pesanggaran ambil arah
Sarongan. Rute yang ditempuh Dari Kota Banyuwangi melewati
Rogojampi-Srono-Benculuk-Jajag-Pesanggaran-Perkebunan Sungail Lembu-Sarongan-Pantai
Rajegwesi-Parkiran ke Teluk Hijau.
Jika kalian menggunakan Angkutan
Umum bisa naik Bis dari terminal Brawijaya mengambil jurusan Pesanggaran atau
bis yang melewati Jajag. Turun Di Jajag lalu pindah bis Damri Jurusan
Jajag-Sarongan. Menurut info yang saya dapat bis Damri Jajag-Sarongan berangkat
jam 12 siang dan akan sampai di Terminal Sarongan sekitar jam 15.00-16.00.
Karena sudah sampai terlalu sore untuk ke teluk Hijau dianjurkan untuk menginap
dahulu di homestay setempat atau dari terminal Sarongan bisa naik ojek ke
pantai Rajegwesi untuk mendirikan Tenda. Sampai saat ini ada larangan
mendirikan tenda menginap di Pantai Teluk Hijau.
naik perahu jukung dari pantai Rajegwesi |
jalan ke lokasi parkir kendaraan untuk tracking teluk ijo |
Ada dua pilihan menuju Pantai
Teluk Hijau yaitu dengan menggunakan Jukung atau Kapal Nelayan di Pantai
Rajegwesi atau Tracking menembuh hutan Taman Nasional Meru Betiri dengan lama
tempuh sekitar 45 menit. Jika memilih menggunakan Jukung, kita akan diminta
uang jasa antar sebesar Rp.35.000 per orang (harga Update per Mei 2017). Namun
yang harus diperhatikan adalah jika ombak sedang ganas atau besar, Jukung ini
tidak mengantarkan kalian ke Teluk Hijau. Itulah yang terjadi pada saya yang
niatnya ingin menggunakan Jukung penyebrangan namun tidak bisa karena ombak
senang ganas-ganasnya.
parkiran kendaraan jalan tracking ke teluk ijo |
kondisi jalan trackin ke teluk hijau |
Perjalanan tracking menelusuri
hutan TN Merubetiri menuju Teluk Hijau cukup menyenangkan kok. Jalan relatif aman karena sudah dipasangi tali tambang untuk berpegangan dan papan petunjuk jalan lengkap. Berangkatnya kita
memang disugihi pemandangan laut yang terlihat dari celah-celah pepohonan dan
jalan menuruni bukit kecil yang membuat kita berpikir bagaimana nanti jalan
tanjakan saat pulangnya. Dari pada berpikir itu lebih baik membeli air
secukupnya buat pulangnya di lokasi parkiran. Pada jalan setapak di hutan ada
beberapa ruang yg bisa di pakai untuk duduk beristirahat.
pantai batu, airnya bercampur muara sungai |
pantai batu, pantai yang dipenuhi batu |
Sesampainya di bawah kita sudah
disambut dengan deburan ombak, namun jangan terlalu senang ini adalah pantai
Batu, pantai yang memiliki banyak Batu-batu yang berserakan disepanjang pesisir
pantai. Pantai ini juga terdapat muara dari aliran air dari atas gunung
sehingga air laut sudah bercampur dengan aliran air tersebut yang membuat warna
air laut tidak terlalu biru. Jika lelah kita bisa beristirahat di pantai ini
terlebih dahulu.
setelah melewati pantai Batu, kita sampai di Teluk Hijau yeyy :D |
Pantai Teluk Hijau letaknya
berada disebelah pantai Batu. Tinggal ikuti jalan setapak sekitar 5-10 menit
anda akan disapa dengan laut berwarna kehijau-hijauan. Itulah asal muasal kenapa pantai tersebut di
sebut Teluk Hijau. Lokasi yang letaknya di sebuah teluk dan air laut yang
kemungkinan terpengaruh oleh adanya biota laut yang menyebabkan air laut
terluhat agak kehijauan.
antri buat foto hits :D |
Ada beberapa larangan yang tidak
boleh dilakukan di pantai Teluk Hijau selain membuang sampah sembarangan yaitu
adalah mandi atau berenang karena berombak besar dan cukup dalam. Kita juga
dilarang bermalam mendirikan tenda disana karena takut dikhawatirkan terjadi
kejadian yang tidak diinginkan dan pantai tersebut jaraknya cukup jauh dari
rumah penduduk. Lakukanlah aktivitas yang aman seperti foto-foto dengan
background pantai, air terjun kecil dipinggir pantai, duduk dibawah rindangan
pohon menyantap bekal yang dibawa atau dibeli dari lokasi parkir.
dua teman jauh yg lagi isi tenaga buat nanjak kembali ke atas :D |
Setelah cukup puas saya pun bergegas kembali menuju lokasi
parkir kendaraan dengan menyiapkan mental perjalanan menanjaki bukit. kalau merasa capek, tidurlah dulu sebentar di bawah tarian dahan pohon :D.
Semoga artikel ini membantu perjalananmu ke Pantai Teluk
Hijau Ya :)